Beasiswa LPDP?

Assalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuuh :)

Haiii ^^
Udah hampir 3 bulan nih dari postingan pertama, dan lebih 2 bulan postingan ini masih aja berstatus draft. Saya baru bisa posting sekarang berhubung belakangan ada hal lain yang lebih mendesak, seperti tugas kuliah yang beranak-pinak, atau baju kotor yang tumpukannya hanya berkurang sedikit lalu menggunung lagi. wkwkwk

Ayo kita masuk ke topik curhat (?) kali ini, yaitu seputar....
jeng jeng jeng~
Beasiswa LPDP

Bagi sebagian teman-teman mungkin sudah sangat familiar dengan beasiswa LPDP, atau ada yang pernah dengar tapi gak tau detailnya, atau malah ada yang memang baru tau tentang beasiswa LPDP dari postingan ini.

Untuk mengetahui berbagai macam hal tentang LPDP, mulai dari struktur, visi, misi, syarat pendaftaran, dan lainnya teman-teman bisa langsung baca aja dari Booklet Beasiswa BPI atau Booklet Beasiswa Afirmasi yang bisa di download di sini :)
Disana lengkap sekali penjelasannya, detail dan mencakup semua pertanyaan yang sering ditanyakan.

Dulu saya juga baca booklet itu dan disaat ketemu 1 hal yang susah dimengerti baru saya bertanya sama teman yang lebih berpengalaman atau surfing dari satu blog ke blog lainnya.

Kali ini, saya akan mencoba berbagi pengalaman saya dalam mengikuti seleksi LPDP ^^

Tulisan ini saya buat agar saya selalu ingat pernah berjuang seperti itu, agar jika nanti saya baca-baca lagi akan jadi pembangkit semangat ketika sedang jenuh atau semangat naik turun. :D

Alhamdulillah, saya mendapatkan rezeki menjadi salah satu dari ribuan anak bangsa yang diterima menjadi penerima beasiswa LPDP Batch 2 tahun 2016 untuk program Magister Dalam Negeri.

Beberapa dari temen-temen yang baca kalimat diatas, saya yakin ada yang berpikir "beruntung ya". Bukan bermaksud sotoy, tapi beberapa teman saya juga pernah nyeletuk seperti ini. Tapi sebenarnya saya kurang setuju dengan konsep kata beruntung disini karena terdengar seperti "menemukan uang dijalan", maksudnya adalah sesuatu yang didapatkan dengan tidak disengaja atau tanpa usaha apapun. Jadi saya lebih suka menyebutnya "rezeki" instead of "keberuntungan". Karena perjuangannya, wah, fisik, mental, materil.. hehe #lebay :D

Tulisan kali ini, sifatnya sharing aja, pengalaman saya sebagai job and LPDP scholarship hunter selama kurang lebih setahun. Semoga bisa menginspirasi~ (tsah)

Here we go.

Juli 2015 - Berawal dari obrolan ringan
Bulan Juni hingga Juli 2015 seingat saya adalah bulan yang sibuk, saya mempersiapkan seminar hasil skripsi dan segala perintilannya, dan Alhamdulillah dinyatakan lulus tanggal 10 Juli 2015. Sore itu, saya lupa tanggal dan hari apa, yang pasti adalah hari di Bulan Ramadhan, tidak lama setelah saya seminar hasil skripsi, saya dan 2 orang kakak se-kost sedang duduk di ruang tengah kost-an menunggu azan maghrib. Kami mengobrol banyak seperti biasa. Salah satu kakak ini adalah dokter gigi yang akan diwisuda Agustus 2015 bareng saya. Karna sudah mau wisuda, perbincangan kami mengarah pada rencana-rencana setelah lulus nanti. Saya bercerita tentang keinginan untuk melanjutkan kuliah lagi dan mendapatkan beasiswa, hingga sampailah perbincangan mengenai LPDP (seingat saya, itu pertama kali saya tau tentang LPDP, makasih ya kak ^^). Dan mulai saat itu perjuangan saya dimulai.

Agustus 2015 - Persiapan wisuda
Bulan Agustus terisi dengan persiapan wisuda, urusan ini itu di kampus dan beberapa lamaran kerja yang saya apply. Saya masih setengah-setengah dalam mempersiapkan diri untuk mendaftar beasiswa LPDP karena syaratnya yang lumayan banyak dan membutuhkan waktu tidak sedikit, dan idealis nya saya sebagai anak yang baru tamat kuliah dan ingin segera mendapatkan pekerjaan. Tapi nyatanya, belum ada yang jebol..hehe

September 2015 - Enumerator penelitian
Awal September 2015, saya mendapat tawaran untuk ikut dalam penelitian salah seorang dosen untuk menjadi enumerator bersama 7 orang teman sejurusan lainnya. Kesempatan emas dan saya ikut dalam penelitian tersebut (*keputusan yang sangat susah saya ambil sewaktu itu, tapi saya syukuri saat ini). Di satu sisi, saya sudah mulai mempersiapkan persyaratan untuk beasiswa LPDP, yaitu persiapan untuk ikut TOEFL ITP. Awalnya saya berencana untuk ikut TOEFL Prediction dulu, setelah skor saya melampaui batas syarat, barulah saya mengikuti TOEFL ITP. Namun karna waktu yang mepet, akhirnya saya langsung ikut TOEFL ITP dan alhamdulillaah skornya pas :'D

Oktober 2015 - Batas pendaftaran LPDP Batch 4 tahun 2015
Saya masih di lokasi penelitian sewaktu itu, dan ada beberapa syarat yang belum saya selesaikan, termasuk essay. Dan akhirnya saya batal mendaftar pada periode ini dan memutuskan untuk mendaftar pada Batch 1 tahun 2016.

November 2016 - Masih persiapan
Sambil menyelesaikan tanggung jawab sebagai enumerator, saya juga mempersiapkan syarat-syarat beasiswa LPDP dan mencari-cari lowongan pekerjaan.

Desember 2015 - BPJS Kesehatan
Saat itu saya telah melewati beberapa tahapan tes masuk pegawai BPJS Kesehatan. Dari mulai administrasi, tes online, tes tulis psikologis, wawancara psikologis.. fiuh.. dan alhamdulillah lulus untuk lanjut ke tahap wawancara user, which is tes terakhir sebelum tes kesehatan di BPJS Kesehatan. Untuk bagian yang saya pilih, sudah tinggal 15 orang kandidat. dag dig dug, dong~ Tapi Allah berkata lain, saya gak lulus pas tes ini :')
*cerita lengkapnya insyaAllah di postingan lain ya :D

Januari 2016 - Seleksi administrasi Beasiswa LPDP (I)
Setelah dinyatakan gak lulus di BPJS Kesehatan, saya mulai fokus lagi ke persiapan beasiswa (walaupun sempat galau sejenak wkwk). Persyaratan yang belum selesai, saya tuntaskan hingga sudah lengkap semua, dan sekitar tanggal 20an Januari saya submit Beasiswa LPDP Batch 1 2016.

Februari 2016 - Seleksi substansi Beasiswa LPDP (I)
Berjarak 2 minggu dari penutupan seleksi administrasi Batch 1, saya mendapat email yang menyatakan saya lulus seleksi administrasi dan diundang untuk mengikuti seleksi selanjutnya, yaitu seleksi substansi (Essay On The Spot, Leaderless Group Discussion, dan Wawancara) yang akan dilaksanakan berselang kurang lebih 1 minggu kemudian.
*cerita lengkapnya insyaAllah di postingan lain ya :D

Maret 2016 - Hasil seleksi substansi Beasiswa LPDP (I)
Ternyata belum rezeki nya saya disini, saya gak lulus seleksi substansi Batch 1. Lalu saya sempat berpikir panjang buat daftar lagi karna kesempatan saya cuma tinggal 1 kali lagi (LPDP hanya memberi kesempatan 2 kali untuk mengikuti seleksi), harus dipersiapkan sematang-matangnya. Tapi, di sisi lain, kalau saya gak ikut langsung Batch 2, maka kemungkinan saya akan kuliah tahun itu juga sangat kecil (kecuali dengan biaya selain dari LPDP). Masih dalam kebimbangan (eaaa), saya mulai nyambil daftar-daftar kerja lagi, daftar penelitian, sampai bolak-balik ke kantor pos buat lihat selebaran lowongan kerja.

April 2016 - Seleksi administrasi Beasiswa LPDP (II)
Dari beberapa lamaran yang saya ajukan, dan wawancara untuk penelitian, belum ada satu pun yang lolos. Setelah melalui beberapa pertimbangan akhirnya saya daftar lagi Beasiswa LPDP Batch 2, sekitar tanggal 15an April saya submit syarat administrasi. Beberapa dokumen lama masih bisa dipakai, tapi beberapa dokumen seperti surat keterangan sehat dan lainnya saya perbarui, termasuk essay yang saya revisi ketiganya.

Mei 2016 - Seleksi substansi Beasiswa LPDP (II)
Alhamdulillah, untuk kedua kalinya saya diberi kesempatan buat ikut tes seleksi substansi. Saya ambil lokasi di Jakarta, tempat yang sama ketika saya ikut yang pertama yaitu di Kampus STAN Bintaro. Persiapan tes kedua ini, saya banyaaak sekali mengingat-ingat kekurangan saya ketika di tes pertama, bertanya ke beberapa teman yang sudah duluan lolos, dan pada teman yang sekelompok di LGD ketika tes pertama. Secara persiapan, memang kali ini lebih matang, tapi tetap saja deg-deg an menjalaninya. Soalnya, tema untuk LGD maupun essay on the spot bakalan beda, pewawancara pun pastinya berbeda. Tapi setidaknya saya tidak terlalu "kaget" dengan suasana seleksi dan bisa lebih enjoy menjalaninya dan akhirnya terlewati juga~
*cerita lengkapnya insyaAllah di postingan lain ya :D

Juni 2016 - SIMAK UI dan kelulusan beasiswa LPDP
Saya ingat, 5 Juni 2016, sehari sebelum Ramadhan, saya ikut SIMAK Gelombang 2 di Bukittinggi, lokasinya di SMA N 2 Bukittinggi. Lalu tanggal 10 Juni 2016 adalah hari pengumuman seleksi substansi, saya harap-harap cemas tapi pasrah karna sudah berusaha semaksimal mungkin, do'a juga. Jadi apapun hasilnya saya percaya insyaAllah adalah yang terbaik. Sore harinya email LPDP masuk dan menyatakan saya lulus beasiswa LPDP Batch 2 tahun 2016. Lebih bersyukurnya lagi karna di email tersebut dituliskan bahwa "Peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi substansi paling cepat memulai perkuliahan awal adalah bulan September tahun 2016". Alhamdulillaah :')

Juli 2016 - Lulus SIMAK UI
Tanggal 1 Juli 2016, pengumuman SIMAK UI, dan Alhamdulillaah saya juga lulus di FKM UI. Waaah, speechless, rencana Allah memang indah.

Agustus 2016 - Mulai kuliah dan PK
Seharusnya tanggal 29 Agustus 2016 adalah hari pertama kuliah, tapi saya harus ikut Persiapan Keberangkatan (PK) sebagai syarat wajib penerima beasiswa LPDP. Jadi, saya izin di seminggu awal kuliah, dan mulai masuk tanggal 5 September 2016.
*cerita lengkapnya insyaAllah di postingan lain ya :D


Sampailah sekarang, udah akhir November aja~
Sejauh ini perkuliahan Alhamdulillaah berjalan lancar, dan ternyata begini lah kuliah pascasarjana, tugas yang beranak-pinak dan sambung-menyambung.. wkwk
Tapi seruuu, banyak dapat pengalaman baru, ilmu-ilmu baru yang bukan cuma dari dosen, tapi juga dari teman-teman kuliah yang kebanyakan udah kerja.
Perjalanan masih panjang :D


Terima kasih sudah membaca tulisan saya. Walaupun ini judulnya Beasiswa LPDP, tapi isinya malah tentang pengalaman saya waktu jadi pengangguran, haha. Tentang pengalaman seleksi saya, insyaAllah di postingan berikutnya ya... See you! ^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Seleksi Substansi Beasiswa LPDP 2016

PK-76 Argya Pastika

Bumi Allah: Bukittinggi