Pengalaman Seleksi Administrasi Beasiswa LPDP 2016

Tahap pertama dalam seleksi beasiswa LPDP adalah seleksi administrasi. Seperti seleksi masuk pekerjaan atau beasiswa pada umumnya, persyaratan berupa surat ini-surat itu, dan beberapa dokumen harus dipersiapkan. Nah, kali ini saya akan sharing tentang seleksi administrasi beasiswa LPDP untuk Program Magister Dalam Negeri yang pernah saya ikuti, juga dokumen yang perlu dipersiapkan. Tapi ini cuma secara umum, untuk lebih lengkapnya buka Booklet Beasiswa LPDP ya ;)

Surat izin
Bagi yang sedang bekerja, telah mendapatkan izin dari atasan. 
Karna saya freshgraduated, jadi saya tidak mempersiapkan dokumen ini waktu itu.

Surat keterangan berbadan sehat dan bebas narkoba
Surat keterangan berbadan sehat dan bebas narkoba ini  untuk semua pelamar tujuan dalam negeri serta luar negeri dan untuk tujuan ke luar negeri ditambah dengan bebas TBC yang dinyatakan oleh dokter dari Rumah Sakit Pemerintah.
Saya pernah gugling, katanya sih surat keterangan berbadan sehat bisa berlaku selama 3 bulan, dan surat keterangan bebas narkoba berlaku 2 minggu. Dari LPDP nya sediri gak ngasih batas waktu, cuma buat amannya, menurut saya mending jangan terlalu jauh jaraknya dari waktu submit data.

Surat rekomendasi
Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja.
Kalau waktu itu, saya minta surat rekomendasi dari seorang dosen. Beliau adalah ketua Prodi di Fakultas saya dulu dan ketua penelitian yang pernah saya ikuti. Satu lagi saya minta ke Dosen Pembimbing skripsi. Tapi yang saya submit cuma 1 yang dari ketua Prodi. Alasannya, beliau alumni dari jurusan di Universitas tujuan saya. Surat rekomendasi ini ada template nya bisa dilihat di Booklet Beasiswa LPDP.

Essay
Menulis essay (500 sampai 700 kata) dengan tema: “Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat / lembaga / instansi / profesi komunitas saya” dan “Sukses Terbesar dalam Hidupku”.
Menurut saya, persyaratan administrasi yang paling lama selesainya ya essay ini. 500-700 sebenarnya sekitar satu setengah halaman per essay. Hanya saja konten di dalamnya yang harus dipertimbangkan dan memberikan impact, nah itu yang lama..hehe.. Perlu diketik, baca, perbaiki, baca lagi, perbaiki lagi, sampai batas waktu submit. Dalam menulis essay ini, saya banyak mencari referensi di internet, dari blog-blog, dan dari panduan menulis essay beasiswa LPDP tulisannya Budi Waluyo (ada contohnya sekalian :D). Dan itu sangat membantu. Essay yang sudah ditulis, bisa minta tolong dibaca dan dikomentari oleh teman yang sudah berpengalaman dalam menulis essay, khususnya essay untuk beasiswa LPDP.

SKCK
Menyerahkan Surat Kelakuan Baik/ Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang dibawa pada waktu seleksi wawancara.
Untuk SKCK, bisa diurus di Polsek saja, tidak harus di Polres. Bikinnya juga bisa langsung jadi. Tinggal ke kelurahan, minta surat rekomendasi untuk dibawa ke Polsek. Nanti di Polsek, bakalan isi data, sidik jari, udah deh tinggal nunggu aja. Jangan lupa bawa persyaratannya, seingat saya, fc KTP, fc KK, fc Akte Kelahiran, pas foto 4x6 sekitar 8 lembar.

LoA (Letter of Acceptance)
Mempunyai Letter of Acceptance (LoA) Unconditional dari Perguruan Tinggi tujuan yang ada dalam daftar LPDP.
LoA adalah surat keterangan yang menyatakan bahwa kita telah diterima di suatu Universitas tertentu. LoA ini terbagi 2, ada LoA Unconditional dan LoA Conditional. LoA Unconditional artinya kita diterima tanpa syarat apapun. LoA Conditional, setau saya ini berkaitan dengan skor TOEFL atau IELTS yang belum memenuhi persyaratan minimal Universitas tersebut, maka Universitas mengeluarkan LoA Conditional dengan memberikan tenggat waktu untuk calon mahasiswa untuk memenuhi persyaratan skor TOEFL atau IELTS.

Dokumen Penguasaan Bahasa Inggris
Jika tidak memiliki LoA Unconditional, pendaftar wajib memiiki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimum 3,00 pada skala 4 dan memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa Inggris yang diterbitkan oleh ETS (www.ets.org) atau IELTS (www.ielts.org) yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP: 

  • Untuk studi program Magister di dalam negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 500/iBT® 61/IELTS™ 6,0/TOEIC® 600. 
  • Untuk studi program Magister di luar negeri, skor minimal: TOEFL ITP® 550/TOEFL iBT® 79/ IELTS™ 6,5/TOEIC® 750.
  • Butir a) dan b) dikecualikan bagi mereka yang menyelesaikan pendidikan tinggi yang menggunakan bahasa pengantar akademik bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Duplikat ijasah digunakan sebagai pengganti persyaratan TOEFL, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijasah diterbitkan.
  • Untuk studi program Magister di luar negeri pada Perguruan Tinggi yang bahasa pengantar akademiknya non-bahasa Inggris atau bahasa internasional yang diakui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dapat menyesuaikan dengan persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku.
Jadi, persyaratan bahasa bisa dipersiapkan jauh hari karna sertifikatnya bisa berlaku selama 2 tahun. Saya sendiri, dulu tes TOEFL ITP dan dapat skor pas buat melamar Magister Dalam Negeri..hehe :'D
Biaya nya lumayan juga loh, untuk TOEFL ITP waktu itu akhir tahun 2015 sekitar 400an ribu. Untuk IELTS setau saya kurang lebih 2-3 juta. Karna biaya nya dalam USD, jadi tergantung kurs saat ini.

TPA/GRE/GMAT/LSAT
Memiliki dokumen resmi TPA/GRE/GMAT/LSAT (jika ada)
Syarat ini gak wajib ada, dan kebetulan saya gak punya.

Rencana Studi
Menulis rencana studi sesuai program studi magister pada perguruan tinggi tujuan.
Syarat dan panduan penulisan Rencana studi bisa dilihat di Booklet Beasiswa LPDP. Secara garis besar isinya adalah, alasan kita memilih Negara, Universitas, dan Jurusan tujuan studi. Selain itu juga diceritakan lama studi, jumlah SKS (satuan kredit semester) yg akan diambil, mata kuliah selama studi, dan rencana topik penelitian yang akan kita lakukan nantinya.


Oya, untuk mengingatkan, rencana mulai perkuliahan paling cepat 6 bulan setelah dinyatakan lulus LPDP. Jadi persiapkan dari jauh hari ya. Dan untuk dokumen-dokumen yang dipersiapkan haruslah asli dan jujur, karena salah satu nilai LPDP adalah Integritas :D
 

Selamat berproses! ^^


*Sumber: Booklet Beasiswa LPDP 2016

Komentar

  1. assalamualaikum. mbak, boleh minta contoh essay mbak ngak? sebagai referensi terimakasih
    febriafud12@gmail.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wa'alaikumsalam. Bisa hubungi saya via email ya mas.
      arinilhaq.z@gmail.com

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Seleksi Substansi Beasiswa LPDP 2016

PK-76 Argya Pastika

Bumi Allah: Bukittinggi