Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Baitullah

Sebagaimana di haramain, Kenapa kita tidak bisa 'khawatir' akan banyak hal? Khawatir wudhu tak sempurna, hingga sangat berhati-hati, Khawatir terlambat shalat berjama'ah, hingga sejam sebelumnya sudah di masjid, Khawatir merasa rugi, hingga shalat sunnah rawatib tidak pernah alfa, Khawatir ibadah tidak diterima, hingga sangat khusyuk berdo'a, " Allahumma inni as-aluka ilman naafi'an, wa rizqan thayyiban, wa amalan mutaqabbalaa " Bukankah Allah Maha Mendengar, Maha Mengetahui. Bahwa dimana saja kita berada, kita beribadah pada Allah yang sama. Duhai diri yang seringkali futur, Bukan iman yang sedang tinggi, lalu giat beribadah, Namun, giatkan ibadah agar iman selalu terjaga, Semoga selalu bersemangat seolah di Baitullah! Rasanya lucu, belum pernah bertemu tapi sudah rindu Setelah bersama, masih saja rindu Dan ketika berpisah, jadi semakin rindu  Masya Allah, ingin kembali bertamu...  Allahummar zuqna ziyĆ¢ratal haramayn m...

Tentang Pernikahan

Belakangan ini saya (yang mudah sekali menghayati sebuah tulisan #hehe) menyadari bahwa media sosial, sungguh, kalau tidak pandai mengelola, akan menjadi sumber dari banyak sekali penyakit hati. Seperti kata Kurniawan Gunadi dalam sebuah  caption  di salah satu foto ig-nya: "Selamat menjaga prasangka. Apalagi ditengah feeds ig yang berpotensi membuat kita sulit berterima kasih kepada yang memberi kita kehidupan ini :)" Na'udzubillah, jangan sampai ya (ngomong sama diri sendiri).  Menurut saya kalimat ini  deep  sekali. Karena kita (saya) tidak dapat mengontrol apa yang dipikirkan dan dirasakan orang lain, jadi saya mencoba membatasi kegiatan saya di medsos. Mencoba memilah-milih mana yang penting dan tidak untuk dilihat/dibaca ataupun diposting.  And, that's why I lost my interest to post photos or personal stories, lately.  Tapi saya tetap ingin mem-posting sesuatu yang menurut saya bermanfaat (hehe) insya Allah. Btw, diatas cuma...

Hikmah

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuuh~ It's been a loooong time! Begitu banyak cara Allah menunjukkan kasih sayang-Nya tapi kadang kita (saya) lupa atau tidak menyadari. Alhamdulillaah 'ala kulli haal, banyak kejadian belakangan yang membuat mindset saya berubah (semoga selalu ke arah yang lebih baik..aamiin). Beberapa hal yang mungkin tidak bisa diceritakan men-detail, tapi mungkin secara umum saja. Dalam sebuah perencanaan masa depan, yang paling penting adalah tujuan. Tapi tujuan yang baik akan tercapai dengan jalan/cara yang baik pula. Semoga kita (saya) selalu bisa berada di jalan lurus-Nya. Kita (saya) tidak bisa menilai suatu perbuatan dari "perbuatan" itu saja, karena dalam tiap perbuatan ada niatnya, ada alasannya, ada hal-hal yang bisa didapatkan (manfaatnya). Bahwa dalam tiap perbuatan harus dikaitkan dengan agama karena " Islam is the way of life ". Mau jalan-jalan saja sederhananya, untuk apa? Tadabbur alam, Ma'r...

Random

Senin, 26 Maret 2018 Pagi ini cerah sekali, aku duduk di depan Departemen K3, menunggu waktu mengarah pada jam 10. InsyaAllah hari ini aku seminar proposal. Hal yang ditunggu-tunggu sekaligus dicemaskan. Dalam penantian yang menegangkan ini, pikiranku melayang, lalu tiba-tiba ingat bahwa menulis ( literally ) benar-benar menulis dengan tangan dapat menstabilkan emosi. Lalu aku menulis ini, tidak tau mau menulis apa, kalau mau nulis buku nikah, belum ada calonnya (krik...krik...). Ya begitulah selera humorku memang receh, tapi di sisi lain berarti aku mudah tertawa karena membaca/mendengar lelucon...haha Tiba-tiba cahaya matahari agak redup, aku mendongak ke arah langit. Oh, ternyata tertutupi oleh awan yang terlihat rata menutupi langit.  Tidak ada yang kebetulan di dunia ini, semuanya sudah ada dalam skenarionya Allah dan Allah sebaik-sebaik perencana, sebaik-baik pengatur.  Ingin ku-ingatkan diriku ini berkali-kali bahwa usaha tanpa do'a itu sombong, dan do'...