Bumi Allah: Prolog
Terlahir di tanah Minangkabau merupakan salah satu taqdir Allah bagi saya, pun dengan berada di sini selama 22 tahun awal kehidupan saya semenjak lahir.
Walaupun tidak hanya di satu kota saja, tapi sebagian besar kota/kabupaten lain di Sumatera Barat yang pernah saya kunjungi (selain Kota Bukittinggi, kota kelahiran saya), "disebabkan" oleh hal-hal yang berhubungan dengan akademik/pekerjaan.
Memiliki orang tua yang berprofesi sebagai guru, menjadikan musim libur kami sama (walaupun guru liburnya lebih sebentar). Tapiii, memang dasarnya keluarga saya lebih suka menikmati quality time di rumah atau setidaknya jalan disekitaran Bukittinggi. Walaupun kadang juga ikut rombongan jalan-jalan sekolahan. Nah, mungkin karna hal ini, saya jaraaang sekali keluar kota, provinsi, pulau, apalagi negara...haha
Seingat saya, pertama kali saya keluar kota adalah ke Kota Solok dan Padang, ikut rombongan jalan-jalan guru dan siswa SMP tempat Ibu saya mengajar. Saat itu saya masih kelas 4 SD. Tapi, di waktu kecil, ketika memori saya kemungkinan belum merekam jelas, saya pernah diajak nenek ke Kota Padang.
Masih ke Kota Padang, di akhir kelas 1 SMA saya ikut rombongan kelas untuk jalan-jalan kesana. Lalu 2 tahun kemudian saya diterima sebagai mahasiswa Universitas Andalas (Unand) dan tinggal selama kurang lebih 4 tahun di Padang.
Selama kuliah di Unand, beberapa hal juga "memaksa" saya untuk mengunjungi kota lain, yaitu Kota Payakumbuh dan Kabupaten Pesisir Selatan. Keduanya mengharuskan saya untuk menetap selama kurang lebih sebulan disana untuk menjalani PBL (Pengalaman Belajar Lapangan) dan KKN (Kuliah Kerja Nyata).
Namun setelah saya wisuda sarjana, untuk pertama kalinya saya keluar pulau (yey!), yaitu ke Pulau Batam, lagi-lagi ikut rombongan jalan-jalan SMP tempat Ibu mengajar. Selain itu, keputusan untuk mencari beasiswa pun membawa saya 2 kali ke Jakarta. Tidak lama setelahnya, alhamdulillah saya diterima sebagai mahasiswa Universitas Indonesia (UI) dan menetap di Kota Depok selama kurang lebih 2,5 tahun.
Selama kuliah pascasarjana, walaupun lebih singkat dari S1, yaitu 2 tahun, tapi ternyata beberapa hal juga memberikan saya kesempatan untuk mengunjungi kota lain, khususnya di Pulau Jawa. Antara lain ke Kota Purwokerto, Sukabumi, dan Malang. Dan satu lagi, kesempatan ikut konferensi internasional ke Malaysia.
Setelah wisuda pascasarjana dan bekerja di Jakarta, saya juga mendapat kesempatan untuk ke Kota Bandung dan Lombok.
Alhamdulillaah, kalau bukan karna Allah mampukan, mana mungkin saya bisa mengunjungi semua tempat-tempat tadi. Saya bukan sedang membicarakan jumlah tempat yang sudah saya kunjungi (karna pastinya ada yang lebih banyak menjelajahi berbagai kota/negara), tapi saya mau ceritain pengalaman dan hikmah yang didapat dari setiap tempat tersebut. Dan sebagai pengikat memori. InsyaAllah, satu persatu di postingan selanjutnya~ Do'akan saya istiqamah~
Semoga di bagian bumi Allah manapun kita berada, akan selalu Allah berikan rahmat dan hidayah-Nya, kesempatan, lingkungan, dan orang-orang baik di sekitar kita...Aamiiin
Selamat malam!
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh~
Bukittinggi, 25 Maret 2019
Komentar
Posting Komentar